Liat promo XL yang kasih eSIM gratis + kuota 120GB setahun buat iPhone. Menarik juga nih. Langsung coba klaim aja, eh ternyata ada beberapa hal yang bikin mikir ulang.
Apa Itu Bundling eSIM XL?
Program ini buat pembeli iPhone (iPhone 11 sampai iPhone 15). Dapat eSIM XL gratis + kuota 120GB selama 12 bulan. Kuotanya 10GB per bulan (2GB utama + 8GB bonus).
Kalau beli device dari XL, harganya mulai dari Rp6,9 juta (iPhone 11) sampai Rp22,9 juta (iPhone 15 Pro Max).
Cara Klaim eSIM
- Buka
xl.co.id/produk/bundling/apple-iphone - Masukkan EID device, nama, email, dan nomor HP
- Tunggu email berisi QR code (valid 7 hari)
- Scan QR code di iPhone: Settings → Cellular → Add eSIM
- Registrasi: SMS
DAFTAR#NIK#NoKKke 4444 - Buka myXL, pilih menu Bundling, aktifkan kuota 120GB
Catatan: QR code cuma bertahan 7 hari. Kalau lewat, nggak bisa klaim ulang.
Bisa Klaim Tanpa Beli HP dari XL?
Gue punya iPhone 14 Pro yang dibeli dari Blibli tahun 2023. Bukan dari XL. Tapi setelah coba klaim, ternyata berhasil juga.
Sistem XL cuma cek EID device. Nggak ngecek apakah HP beli dari XL atau nggak. Yang penting iPhone 11-15 dan EID-nya belum pernah diklaim.
Catatan: Terms resmi memang bilang "device terdaftar di program bundling XL". Jadi bisa berubah sewaktu-waktu.
Speed Test Real World
Ini yang lucu. Pas eSIM udah aktif, gue coba tes speed. Tapi bukan pake kuota 120GB bundling — pake kuota bonus isi ulang.
Jadi gue isi pulsa Rp5.500, dapet bonus kuota 500MB (200MB nasional + 300MB area). Nah dari situ gue yang tes speed:
Kok bisa? Soalnya kuota 120GB bundlingnya... yah, ada tapi nggak bisa dipake. Gue cek di aplikasi myXL, kuotanya muncul sih. Tapi pas dipake buat internetan, yang kepotong malah kuota bonus isi ulang yang 500MB itu.
Upload LTE malah lebih kencang dari 5G. Tapi yang lebih penting lagi...
Upload LTE malah lebih kencang dari 5G. Tapi yang lebih penting: gue akhirnya nggak pakai 5G.
Kenapa Gue Nggak Pakai 5G?
5G emang kencang, tapi ada masalah besar: baterai boros banget.
Dari pengalaman pake iPhone, 5G tuh bener-bener bikin baterai drop cepet. Apalagi kalo keluar seharian, siang-siang baterai udah merah. Di sisi lain, LTE 63 Mbps tuh buat scrolling sosmed, streaming Youtube, atau video call udah lebih dari cukup.
Jadi gue pribadi mending pake LTE aja. Beda speed 100 Mbps tuh nggak kerasa sehari-hari, tapi beda baterai 20-30% tuh kerasa banget.
Kendala yang Gue Temuin
Di aplikasi myXL, kuota 120GB muncul dan terlihat aktif. Ada tulisan "Bundling 120GB Setahun" dengan rincian 2GB utama + 8GB bonus per bulan.
Tapi pas gue coba pake buat browsing atau speed test, yang kepotong malah kuota bonus isi ulang yang 500MB. Kuota bundling 120GBnya ada, tapi kayak nggak "nyambung" ke koneksi internet.
Kemungkinan penyebabnya:
- IMEI lock — kuota bundling mungkin cuma jalan kalo device beli dari XL/mitra resmi
- Kuota bonus 8GB syaratnya ribet — harus punya paket utama XL aktif dulu
- Sisa kuota hangus tiap bulan, nggak bisa numpuk ke bulan depan
Jadi kalo lu kayak gue yang iPhone-nya beli dari e-commerce, bisa jadi kuota bundlingnya nggak bisa dipake meski di aplikasi myXL muncul lengkap dengan rinciannya.
Kesimpulan Pribadi
Kalo beli iPhone dari XL: Gas aja, ini deal yang oke. Free eSIM + kuota 1 tahun, prosesnya gampang.
Kalo iPhone lama mau coba klaim: Bisa dicoba sih, klaimnya berhasil. Tapi jangan heran kalo ternyata kuotanya nggak bisa dipake full.
Saran gue: Kalo butuh nomor cadangan atau sekadar coba-coba, ini worth it. Tapi buat daily driver internetan tiap hari, mending ambil paket reguler aja yang kuotanya jelas.
Intinya: 5G emang kece, tapi baterai lu juga akan habis lebih cepet. Pilih yang sesuai kebutuhan aja 👌
Baca juga: postingan tech lainnya tentang tips dan review gadget.